Translate

Monday, March 16, 2015

Olimpiade Musim Panas





Olimpiade Musim Panas diadakan setiap empat tahun sekali oleh Komite Olimpiade Internasional. Ia adalah event olahraga paling prestisius di dunia dan menampilkan cabang olahraga terbanyak dibandingkan dengan yang lainnya. Menjadi juara dalam Olimpiade biasanya dianggap sebagai pencapaian terbaik dalam dunia olahraga. Medali diberikan dalam setiap event, dengan medali emas untuk juara pertama, medali perak untuk juara kedua, dan perunggu untuk yang ketiga, sebuah tradisi yang dimulai sejak 1904.

Para peserta diikutkan oleh sebuah Komite Olimpiade Nasional (di Indonesia KOI) untuk mewakili negara mereka. Lagu kebangsaan dan bendera mendampingi acara pengalungan medali dan beberapa negara sangat menjunjung patriotisme hingga menghitung penerimaan medali untuk setiap negara meski IOC tidak menilai hal seperti ini. Umumnya hanya negara-negara merdeka yang boleh ikut serta, namun ada pengecualian untuk beberapa negara tak berdaulat, contohnya Taiwan yang harus ikut dengan membawa nama Chinese Taipei (Taipei Tiongkok) untuk menghindari masalah-masalah tentang kemerdekaan Taiwan.

Meski merupakan ajang olahraga yang paling beraneka ragam, Olimpiade bukanlah yang paling populer. Piala Dunia sepak bola lebih ditonton masyarakat dunia seperti yang diperlihatkan melalui jumlah penonton TV.



Berikut tabel pelaksanaan olimpiade musim panas

Tahun
Games
Tuan rumah
Negara
Juara
1896
I
Athena
Yunani
Amerika Serikat
1900
II
Paris
Perancis
Perancis
1904
III
St. Louis, Missouri
Amerika Serikat
Amerika Serikat
1908
IV
London
Britania Raya
Britania Raya
1912
V
Stockholm
Swedia
Amerika Serikat
1916
VI 1
Berlin
Jerman
-
1920
VII
Antwerp
Belgia
Amerika Serikat
1924
VIII
Paris
Perancis
Amerika Serikat
1928
IX
Amsterdam
Belanda
Amerika Serikat
1932
X
Los Angeles, California
Amerika Serikat
Amerika Serikat
1936
XI
Berlin
Jerman
Jerman
1940
XII 2
Tokyo→Helsinki
Jepang→Finlandia
-
1944
XIII 2
London
Britania Raya
-
1948
XIV
London
Britania Raya
Amerika Serikat
1952
XV
Helsinki
Finlandia
Amerika Serikat
1956
XVI
Melbourne
Australia
Uni Soviet
1960
XVII
Roma
Italia
Uni Soviet
1964
XVIII
Tokyo
Jepang
Amerika Serikat
1968
XIX
Kota Mexico
Meksiko
Amerika Serikat
1972
XX
Munchen
Jerman Barat
Uni Soviet
1976
XXI
Montreal, Quebec
Kanada
Uni Soviet
1980
XXII
Moskwa
Uni Soviet
Uni Soviet
1984
XXIII
Los Angeles, Kalifornia
Amerika Serikat
Amerika Serikat
1988
XXIV
Seoul
Korea Selatan
Uni Soviet
1992
XXV
Barcelona
Spanyol
Tim Bersatu
1996
XXVI
Atlanta, Georgia
Amerika Serikat
Amerika Serikat
2000
XXVII
Sydney
Australia
Amerika Serikat
2004
XXVIII
Athena
Yunani
Amerika Serikat
2008
XXIX
Beijing
Republik Rakyat Tiongkok
China
2012
XXX
London
Britania Raya
Amerika Serikat
2016
XXXI
Rio de Janeiro
Brasil
Belum berlangsung
2020
XXXII
Tokyo
Jepang
Belum berlangsung

Sumber: Wikipedia
Tinjauan lebih lengkap: http://id.wikipedia.org/wiki/Olimpiade_Musim_Panas


Olimpiade Musim Dingin

Olimpiade musim dingin adalah ajang olahraga antar negara yang diadakan setiap 4 tahun sekali. Jumlah peserta olimpiade musim dingin lebih sedikit dibandingkan olimpiade musim panas karena negara-negara yang berada di ekuator tidak memiliki fasilitas untuk olahraga musim dingin. 
Olimpiade musim dingin pertama kali diadakan di Chamonix, Perancis pada tahun 1994. Pada awalnya, olimpiade ini diadakan setiap 4 tahun sekali. Tradisi ini bertahan sampai tahun 1992. Setelah itu, sejak tahun 1994 olimpiade musim dingin diadakan setiap dua tahun berselang setelah penyelenggaraan olimpiade musim panas.
Berikut tabel pelaksanaan olimpiade musim dingin :
Sumber : Wikipedia


Olimpiade Sains Nasional

OSN

Logo OSN
Olimpiade Sains Nasional adalah ajang berkompetisi dalam bidang sains bagi para siswa pada jenjang SD, SMP, dan SMA di Indonesia. Siswa yang mengikuti Olimpiade Sains Nasional adalah siswa yang telah lolos seleksi tingkat kabupaten dan provinsi dan karenanya adalah siswa-siswa terbaik dari provinsinya masing-masing.
Pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional ini didasarkan pada kesuksesan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade Fisika Internasional (IPhO - International Physics Olympiad) yang diselenggarakan di Bali pada tahun 2002.
Olimpiade Sains Nasional diadakan setiap tahun di kota yang berbeda-beda. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari rangkaian seleksi untuk mendapatkan siswa-siswi terbaik dari seluruh Indonesia yang akan dibimbing lebih lanjut oleh tim bidang kompetisi masing-masing dan akan diikutsertakan pada olimpiade-olimpiade tingkat internasional.
Bidang OSN untuk Jenjang SD: Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.Jenjang SMP adalah Matematika, Fisika, Biologi, dan pada tahun 2008 ditambahkan bidang baru yaitu Astronomi, tetapi pada tahun 2009, bidang Astronomi ditiadakan kembali. Tahun 2010 ditambahkan bidang baru yaitu Ilmu Pengetahuan Sosial. Jenjang SMA adalah Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Astronomi, Komputer, Ekonomi, dan pada tahun 2008 ditambahkan bidang baru yaitu Kebumian. Lalu pada tahun 2013 ditambahkan bidang baru yaitu Geografi. Blog ini akan memfokuskan pada OSN SMP.

OSN SMP

Olimpiade ini terbuka dan dapat dlikuti oleh siswa-siswi SMP atau Madrasah Tsanawiyah baik negeri maupun swasta, dengan syarat siswa-siswi tersebut tercatat masih duduk di bangku kelas I atau II SMP. Dengan demikian siswa kelas III SMP tidak diperbolehkan untuk mengikuti rangkaian kegiatan Olimpiade Sains SMP ini. Untuk siswa siswi yang ketika kelas II SMP telah mewakili provinsi masing-masing dalam ajang OSN tingkat nasional, mereka ketika kelas III SMP dapat mengikuti ajang Fisika OSN tingkat SMA. Yang berarti siswa kelas III SMP dapat berkompetisi sejajar dengan siswa kelas I dan II SMA.

KLIK
SILABUS OSN SMP 2015

Tuesday, March 10, 2015

Pendahuluan

Selamat datang di RAN's blog....
Blog ini bertujuan sebagai sarana belajar, semoga kedepannya blog ini mampu menyediakan pelayanan yang lebih optimal.